Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Jual jasa Pembuatan Kanopi Kain dan Kanopi / Tenda Membrane

Tips menjaga rumah tetap bersih dan nyaman saat musim hujan

 


Baru-baru ini, hujan turun di banyak tempat. Sekalipun itu hadiah, cipratan air mungkin mengganggu Anda karena Anda harus lebih sering membersihkan rumah, terutama di tempat yang sering turun hujan.

Tak ayal, melansir dari situs resmi BMKG pada Jumat (29/10/2021), Indonesia memang tengah mengalami musim hujan di sebagian besar wilayah. Musim hujan terjadi pada kisaran bulan Oktober dan November 2021 di sebanyak 232 ZOM (Zona Musim) atau 67,8% dari 342 ZOM.

Disebutkan juga bahwa hal ini akan terus berlanjut dengan puncaknya berada di Januari hingga Februari 2022, Bunda. Musim hujan dapat membuat rumah lembap, becek, dan terus menerus terasa kotor. Bunda tentu tak ingin kendala-kendala itu terjadi.

Seperti kata pepatah, sedia payung sebelum hujan yuk, Bunda. Ketahui tips menjaga rumah tetap bersih dan nyaman selama musim hujan yang dikutip dari beberapa sumber berikut ini.


1. Mencegah serangan serangga

Langkah pertama yang dapat Bunda lakukan adalah dengan memasang kelambu atau jaring-jaring kecil di jendela untuk menutup ventilasi sekaligus mencegah masuknya serangga. Musim hujan membuat lingkungan menjadi hangat dan lembab serta sempurna untuk serangga dan hewan lainnya.


Oleh karena itu, wajar jika melihat hewan seperti nyamuk, rayap, atau cacing tanah di dalam dan di sekitar rumah. Meskipun sebagian besar hewan tersebut tidak berbahaya, beberapa serangga dapat merusak furnitur, dinding, dan menyebarkan penyakit.

2. Mencegah dan merawat dinding lembap

Dinding yang lembap bukan lagi hal aneh yang dialami saat musim hujan. Kelembapan di dinding menandakan adanya saluran air tersumbat.


Jika tambalan basah berada di langit-langit, dinding, atau di sudut-sudut rumah Bunda, mungkin ada blok drainase di dekat area itu yang menyebabkan air merembes ke dinding. Namun, jika tambalan basah muncul dari lantai, hal tersebut menunjukkan bahwa kelembaban diserap oleh tanah atau dari beberapa pipa yang rusak di bawahnya.


Jika dinding hanya terasa lembap tanpa diketahui dari mana asalnya, ini menunjukkan bahwa ruangan tersebut memiliki kelembapan berlebih. Ventilasi yang buruk menyebabkan kondensasi terjadi di seluruh dinding.


Setelah mengetahui kemungkinan penyebab dinding lembap, berikut adalah cara efektif untuk mencegah dinding lembap saat musim hujan.


Gunakan sealant, dempul atau nat untuk menutupi retakan pada pipa dan dinding.

Pilih lapisan anti air pada dinding luar untuk menciptakan penghalang dari hujan dan kelembapan.

Bunda juga dapat memilih cat silikon untuk dinding dalam ruangan yang memiliki sifat tahan air yang tinggi.

3. Mencegah jamur

Jamur yang berada di dinding atau di pakaian biasanya berbentuk seperti jerawat berwarna hitam. Bunda harus hati-hati, jamur tersebut dapat menjadi sangat beracun, lho.


Bunda sebenarnya disarankan untuk menghubungi seorang profesional untuk menanganinya. Namun, berikut adalah beberapa cara mudah untuk mencegah jamur.


Pemutih menghilangkan jamur dan lumut dari dinding, ubin, tirai kamar mandi, keset kamar mandi, dll.

Larutan boraks dan cuka dapat digunakan dengan menggosok area yang terkena.

Perbaiki kebocoran di dapur dan kamar mandi.

Pastikan ventilasi dan aliran udara yang baik di semua kamar tidur.

Bunda, masih ada beberapa tips lainnya untuk menjaga rumah tetap bersih dan nyaman selama musim hujan

4. Merawat karpet

Ketika musim hujan, akan amat lebih baik jika Bunda menggulung semua permadani dan karpet selama musim hujan. Cara ini akan mencegah karpet menjadi lembab dan juga melindungi karpet dari jejak kaki yang berlumpur ketika seseorang baru saja masuk dari luar rumah.

Jika Bunda memilih untuk tidak melepasnya, pastikan Bunda menyedotnya dengan setiap hari.


5. Melindungi kayu

Pindahkan semua perabotan kayu beberapa inci dari jendela dan pintu. Kamper juga bisa Bunda gunakan di lemari untuk membantu menyerap kelembapan dan menjaga pakaian tetap segar.


Untuk perlindungan ekstra, Bunda dapat mengoleskan lapisan pernis atau semir untuk mencegah kelembapan yang merusak lemari, kursi, lemari, tempat tidur, dll.


6. Daerah rawan licin dan solusinya

Musim hujan tentu akan membuat lantai menjadi licin dan becek. Wiper air lantai adalah cara praktis untuk mengalirkan air yang tergenang nih, Bunda.


Gunakan wiper agar segera mengalirkan air yang terkumpul di sudut-sudut. Selanjutnya, sering-seringlah memeriksa saluran air, talang air hujan, dan pipa luar ruangan untuk memastikan bahwa air hujan memiliki saluran keluar yang tepat.


7. Penyimpanan pakaian dan makanan

Bunda tentu tak ingin pakaian dan sepatu menjadi rusak karena musim hujan. Untuk mengatasinya, lakukan beberapa tips ini:


Simpan pakaian bersih dengan gel silika atau kamper untuk mencegah serangga. Bunda juga dapat menggunakan beberapa daun mimba untuk menghindari kelembapan dan menghilangkan bau apek. Selain daun nimba, Bunda juga dapat menempatkan beberapa cengkeh di antara pakaian.

Hindari menyimpan sepatu di lemari yang dapat menjebak kelembapan.

Tempatkan gulungan koran di sepatu untuk menyerap kelembapan.

Sementara penyimpanan pakaian dan sepatu telah teratasi, kini waktunya mengurus penyimpanan makanan. Bunda dapat melakukan hal-hal berikut:


Pilih stoples kaca kedap udara untuk garam dan gula agar tidak mengeras atau meleleh.

Simpan produk makanan yang mudah basah seperti biskuit dan keripik dalam wadah kering dengan kertas isap atau kertas tisu.

Keringkan biji-bijian dan tepung di bawah sinar matahari sebelum menyimpannya dalam wadah kedap udara.

Bungkus sayuran dengan koran untuk menyerap kelembapan ekstra.

Bunda, itu lah ketujuh tips untuk menjaga rumah tetap bersih dan nyaman selama musim hujan.

Posting Komentar untuk "Tips menjaga rumah tetap bersih dan nyaman saat musim hujan"